Senin, 07 Januari 2013

pendidikan karakter



Pendidikan karakter adalah suatu sistem penanaman nilai-nilai karakter kepada warga sekolah yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan dan tindakanuntuk melaksanakan nilai-nilai tersebut. Dalam pendidikan karakter di sekolah, semuakomponen (pemangku pendidikan) harus dilibatkan, termasuk komponen-komponenpendidikan itu sendiri yaitu isi kurikulum, proses pembelajaran dan penilaian,penanganan atau pengelolaan mata pelajaran, pengelolaan sekolah, pelaksanaanaktivitas atau kegiatan ko-kurikuler, pemberdayaan sarana prasarana, pembiayaan danethos kerja seluruh warga sekolah/lingkungan. Di samping itu, pendidikan karakterdimaknai sebagai suatu perilaku warga sekolah yang dalam menyelenggarakanpendidikan harus berkarakter.

Pendidikan Karakter Berbasis Potensi Diri
§  Merupakan proses kegiatan yang dilakukan dengan segala daya upaya secara sadar dan terencana untuk mengarahkan anak didik agar mereka mampu mengatasi diri melalui kebebasan dan penalaran serta mengembangkan segala potensi diri yang dimiliki anak didik ( Khan,2010).  


§  Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar tetapi juga berperan sebagai :

§  - inspirator
§  - inisiator
§  - fasilitator
§  - mediator
§  - supervisor
§  - evaluator
§  - teman (friend)
§  - pembimbing (counselor)
§  - lebih matang (older)
§  - pengasuh (nurturer)
§  - sepenuh hati dengan cinta dan kasih sayang (devoted)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar